Manfaat Robot Dalam Pembelajaran


MANFAAT ROBOT DALAM PENDIDIKAN

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Indonesia menjadi tanggung jawab kita semua. Peningkatan kualitas pendidikan diharapkan  muncul dari berbagai sisi yang nantinya akan meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia Indonesia pada masa kini hingga sekarang.
Meski animo cukup tinggi, sampai saat ini pelatihan membuat robot dan game justru masih tidak tersentuh di sekolah- sekolah formal. Padahal, di negara-negara maju  kegiatan  merakit robot dan membuat aplikasi untuk komputer, website bahkan mobile telah masuk dalam kurikulum belajar mengajar.
Di Indonesia robot dan pembuatan aplikasi komputer, website bahkan mobile (Creative Computing ) merupakan  kata asing yang masih sangat berjarak dengan masyarakat, khususnya bagi para pelajar. Bahkan, ada anggapan belajar membuat robot dan creative computing cenderung mahal. Akibat anggapan ini, Indonesia  cenderung  tertinggal dibandingkan negara-negara lainnya. Anggapan itulah yang ingin kami hilangkan. Usaha kami tersebut antara lain dengan  menyelenggarakan  materi-materi tertentu dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat disekitar kita. Untuk materi robot lainnya, kit  dipinjamkan oleh Robo Club.
Secara tradisional umumnya robot dan game dalam pendidikan digunakan sebagai alat bantu menerangkan prinsip ilmu alam dan engineering. Tetapi sebenarnya robot dan game dapat berfungsi lebih dari itu. Robot dapat memotivasi anak untuk membuat perencanaan, pengerjaan, pencapaian sesuatu, keyakinan, serta mengekspresikan kreativitas. Sedangkan game yang akan di ajarkan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang akan mengasah kemampuan motorik siswa, yang biasa disebut dengan logika. Logika disini digunakan bagaimana siswa bisa menyelesaikan tahapan – tahapan dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi (pembuatan game).
Robot merupakan tool baru yang kreatif dan bermanfaat dalam proses pendidikan formal (di sekolah) maupun informal melalui pendekatan problem-solving dimana siswa atau anak aktif secara fisik turut serta dalam proses tersebut. Dengan robot, siswa/anak akan merasakan secara sungguh-sungguh sebagai ilmuwan (scientists), engineer, perancang dan pembangun dibandingkan kalau hanya menggunakan kertas dan pensil. Sedangkan untuk game itu sendiri bermanfaat untuk siswa secara kognitif dan interktif dimana siswa atau anak bisa bercerita melalui game – game yang dibuat, dengan game siswa/anak menjadi lebih berimajinasi, dan aktif dalam belajar mengembangkan logika anak bahkan untuk siswa
Pendidikan (edukasi) merupakan sebuah proses interaktif, dan jika lebih banyak tool (alat bantu) yang mampu mendukung proses interkatif antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, dan siwa dengan dunia nyata, maka proses pembelajaran akan lebih menarik dan berarti. Robotik dan model teknik secara efektif mengintegrasikan pembelajaran matematika, fisika, science, bahasa, perancangan, logika, komunikasi, dan sebagainya.
Robotik dan model teknik dapat sebagai salah satu alat bantu untuk proses pembelajaran anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus karena (antara lain):
·         Kesulitan konsentrasi,
·         Kekurangan kemampuan motorik,
·         Kesulitan membaca,
·         Kesulitan interaksi sosial
Game di (Creative Computing) memiliki tujuan :
·         Agar siswa bisa memanfaat teknologi gadget untuk hal positif
·         Mengajarkan siswa membuat aplikasi untuk sistem android dengan mudah
·         Mengasah logika siswa dengan tools yang berbasis visual blok programming
·         Media pembelajaran yang akan mempermudah siswa dalam menguasai bahasa pemrograman
Membantu Peragaan Konsep Abstrak
Beberapa subjek atau mata pelajaran memiliki konsep abstrak yang perlu dipahami, seperti sains dan matematika. Tidak semua anak dapat memahami atau menerima dengan baik konsep-konsep abstrak yang diterangkan secara dikte atau tulisan di papan tulis. Namun jika ingin memperagakan konsep tersebut, tentunya memakan biaya lebih—dan bahkan mungkin waktu lebih.

Robot edukasi (yang dirancang khusus untuk bidang edukasi/pendidikan) mempermudah pengajar untuk menerangkan konsep abstrak dengan mudah. Aplikasi pemrograman yang dimiliki robot edukasi, seperti SPRK Edition dari Sphero, mempermudah pengajar dalam menerangkan konsep abstrak dengan cara yang lebih mudah pada anak-anak.

Sederhananya, ada sebagian anak-anak yang tidak bisa memahami dengan baik pelajaran seperti sains dan matematika. Mereka bingung, untuk apa fungsi atau rumus tersebut dan apa kegunaannya dalam dunia nyata sehingga mereka mengabaikan hal tersebut. Kamu tentu juga pernah merasakan hal yang sama bukan?

Dengan robot yang bisa diprogram, para pengajar dapat menciptakan visual learning. Mereka dapat menunjukkan konsep abstrak dari pelajaran yang rumit melalui peragaan secara nyata di hadapan anak-anak. Para pengajar dapat menerangkan kegunaan fungsi dan rumus itu melalui program pada robot. Ketika peragaan robot tersebut berhasil, anak-anak dapat melihat secara langsung kegunaan atau penerapan fungsi dan rumus tersebut di dunia nyata, dengan cara yang lebih mudah dan menarik!

PENGARUH ROBOTIKA SECARA KONTINYU TERHADAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK
Pada usia anak terjadi perkembangan motorik halus . Motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinu secara rutin. Seperti, bermain puzzle, menyusun  benda-benda membentuk pola yang diinginkan seperti robot , mobil, rumah , binatang dan sebagainya. Hal mempunyai pengaruh yaitu kemandirian dan rasa percaya diri anak dalam mengerjakan sesuatu, karena ia sadar akan kemampuan fisiknya. Sehingga terlihat dampak  positif dari pendidikan robotika untuk  perkembangan anak antara lain :
1. Meningkatkan kemampuan motorik halus  pada anak. Menurut Irsan Suseno, salah satu pendiri Mechatron, pendidikan tersebut dapat menstimulus kerja sensorik dan motorik anak. Selain itu juga dapat menyalurkan  bakat dan hobi anak yang terus  berkembang.
2. Ilmu robotika yang umumnya dikemas dalam permainan juga tentunya membuat anak antusias mempelajarinya. Karena  berhasrat menciptakan robot versi dirinya sendiri, anak akan memutar otak membuat robot yang lain daripada yang lain dan fokus mengerjakan proyek robotnya
3. Belajar robotik, anak tidak hanya sekedar  bermain robot saja, tetapi juga  belajar membuat robot dan teknik-teknik  pemogramannya yang dapat membuat anak menjadi lebih kreatif dan lebih imajinatif
4. robotika mendorong anak untuk mempunyai  pemahaman, jika aku ingin bisa sesuatu, aku harus belajar. Malah tidak menutup kemungkinan anak bisa mempunyai kesimpulan bahwa, tidak ada yang sulit jika  belajarnya sungguh-sungguh
5. dengan mengasah motorik anak untuk kreatif, kelas robotika pun Merangsang  berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan ilmu teknik yang dapat memecahkan algoritma
6. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu projek
 7. Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta  berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya Setiap individu menghadapi tantangan dan situasi menarik yang mendorong anak untuk membuat dan menghasilkan sesuatu dengan orang lain dalam suatu tim, proses ini memperkaya mereka secara fisik dan intelektual. Biasanya dalam pertemuan  pertama atau kedua, anggota kelompok cenderung untuk bersaing dalam menyelesaikan tugas-tugas secara individual, akibatnya berimbas kepada alat/robot yang mereka buat. Sehingga dibutuhkan instruktur yang mengontrol tim tersebut. Instruktur akan mengamati, mengarakan dan memberikan konsep agar setiap anggota focus pada tugasnya masing-masing sehingga solusi lebih cepat dicapai.


Komentar

  1. Dengan adanya robotic pada proses pembelajaran, bagaimana peranan guru didalam robitic untuk masa yang akan datang?

    BalasHapus
  2. pada kurikulum 2013 yang tidak hanya menekankan pada segi kognitif saja, tetapi juga keterampilan dan afektif, efektif kah penggunaan robot ini ?

    BalasHapus
  3. Pada artikel yang disampaikan terdapat dampak positif dari penerapan robotic. Bagaimana dengan dampak negatifnya ? Adakah dampak negatif dalam penerapan robotic ?

    BalasHapus
  4. apakah dengan penggunaan robot dalam belajar matematika sapat mengatasi semua masalah yg terkait dalam matematika ?

    BalasHapus
  5. apakah dengan penggunaan robot dalam belajar matematika sapat mengatasi semua masalah yg terkait dalam matematika ?

    BalasHapus
  6. pengaruh apa yang ditimbulkan dengan adanya robot ini?

    BalasHapus

Posting Komentar